Ketua Umum USB Sambut Baik Undangan Wawancara Siswa/i SMA Aljabr Islamic School Jakarta

Utamasinergibangsa.com – Penelitian merupakan karya ilmiah yang memuat serangkaian laporan tertulis berdasarkan data dan fakta yang diperoleh baik melalui observasi, eksperimen maupun kajian pustaka yang dapat dipertanggung-jawabkan hasilnya.

Untuk dapat menyelesaiakan hasil penelitian dengan baik terkait dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan para pelaku UMKM/UKM, siswa/i SMA Aljabr Islamic School, Cilandak, Jakarta melakukan wawancara dengan Ketua Umum Utama Sinergi Bangsa (Ketum USB).

Pasalnya, USB merupakan salah satu komunitas bidang binaan sosial keekonomian masyarakat yang fokus utamanya membina secara suka rela dan gotong-royong kepada para pelaku UMKM/UKM Indonesia termasuk Pelaku Usaha Kaki Lima (PKL).

Wawancara dijembatani dan dikoordinir langsung oleh Dina Anggaraini sebagai BCP Coordinator melalui Daring (Zoom) langsung dengan M. Rusmono (Ketum USB) sebagai Narasumber yang dilakukan mulai pukul 19.00 WIB s/d selesai, Minggu, 29/08/21.

Dina Anggraini mengatakan, “wawancara ini diharapakan dapat membantu siswa/i dalam menyelesaikan penelitian yang mengharuskan untuk melakukan indentifikasi, analisis, diskusi dan evaluasi terkait dilema etika yang terjadi pada UMKM dan/ atau PKL”.

“Dalam wawancara terdapat beberapa pertanyaan yang akan disampaikan langsung oleh siswa/i SMA Aljabr Islamic School kelas 12, yaitu Safira, Aidan dan Wilda”, terang Dina Anggaraini dalam prolog pembukaannya.

Safira menyampaikan pertanyaannya,”apakah penerapan PPKM berdampak kepada para pelaku UMKM yang khsusunya para UMK dan/atau PKL, dan haruskah sistem operasi PKL dibatasi?”.

Kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan dari Aidan,”Kenapa e-commerce di Indonesia banyak menjual barang impor, bagaimana mengupayakan agar produk dalam negeri tetap bertahan, dan bagaimana pendapatnya tentang diberlakukannya perpajakan bagi UMKM?”.

M. Rusmono, S.E., M.Ak., (Ketum USB) juga menyampaikan beberapa kesimpulan inti dari penjelasan wawancara yang telah disampaikan, yang kurang lebih meliputi:

  1. Aturan/regulasi yang dikeluarkan dan diterapkan pemerintah baik PPKM maupun perpajakan UMKM pastinya diproses melalui kajian yang memadai dan bertujuan baik.
  2. Pemerintah harus mampu memberikan solusi terbaik termasuk kemanfaatan yang dapat diperoleh secara nyata atas aturan/regulasi yang diterapkan.
  3. Pemerintah harus mendukung sepenuhnya para pelaku UMKM dan/ atau PKL melalui penanganan solusi pemasaran, sumber pendanaan dan pengawasan pasca kucuran bagi UMKM dan/ atau PKL termasuk penetapan regulasi khusus secara tepat guna.
  4. Penerapan PPKM sebagian besar memang berdampak pada menurunnya omset penjualan usaha UMKM dan/ atau PKL, namum terdapat beberapa bidang usaha tertentu yang justru mengalami kenaikan.
  5. Pelaku UMKM dan/ atau PKL harus dapat mendukung dan melaksanakan penerapan peraturan/regulasi yang telah diterapkan oleh pemerintah termasuk pembatasan jam operasi demi kebaikan bersama.
  6. Pelaku UMKM dan/ atau PKL harus dapat meningkatkan skill pengelolaan usahanya termasuk penguasaan e-commerce untuk tetap dapat bertahan.
  7. Pelaku UMKM dan/ atau PKL harus mampu memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan secara inovatif dan kompetitif agar mampu bersaing.
  8. Masyarakat Indonesia harus mampu menciptakan kesadaran yang tinggi untuk selalu mencintai dan menerapkan budaya bela beli produk Indonesia.

“Demikian beberapa kesimpulan yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat dan dapat membantu dalam menyelesaiakan penelitian yang dilakukan”, pungkas M. Rusmono diakhir acara sebelum dilakukan penutupan. (Red)

Foto Lainnya, sebagai berikut:

Comments ( 0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*
*
*