Hestyaningsih – UMKM USB, Ciptakan Peluang Usaha Kuliner Rumahan Berbasis Teknologi

Utamasinergibangsa.com – Era zaman teknologi sangat membantu setiap orang untuk melakukan explore usaha sampingan apapun, untuk digunakan sebagai sumber penghasilan tambahan. Khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga yang memiliki kreatifitas dan keahlian dalam bidang kuliner, explore usaha di era teknologi dapat dilakukan hanya dengan cara mengoptimalkan fungsi ruangan dan dapur rumah yang digunakan.

Berdasarkan hasil penuturan yang telah disampaikan oleh Hetyaningsih kepada Utamasinergibangsa-Liputan, dirinya melakukan usaha mandiri dengan Konsep Kuliner Rumahan, semata untuk memenuhi hasrat hobby-nya yang suka berjualan. Berjualan merupakan gerak nadi dan nafas hidup baginya, sehingga apa yang menjadi peluang maka direalisasikan menjadi lahan usaha. Hal ini disampaikan saat dirinya berada di rumah kediamannya Perumahan Cinere Park View (Perum CPV), Jl. Pulo Mangga, Gerogol, Depok, Kasmis, Pukul 14.00 Wib. 26/03/2020.

Hetyaningsih, wanita kelahiran asal Gunung Kidul – Solo, tahun 1989 ini, dalam lingkungan keluarga dan masyarakan dikenal sebagai sosok wanita yang ramah, gigih, penuh semangat dan pekerja keras dalam melakukan upaya dan usaha atas apa yang telah menjadi visinya. Baginya, jualan yang merupakan hobby dalam kehidupannya adalah bagaikan irama yang telah harmoni dengan gerak dan langkah dalam kehidupannya.

Foto: Tampilan Produk Ayam Bakar Mbah Marto

Pasalnya, jualan merupakan seni irama olah fikiran dan perasaan yang indah. Dengan jualan banyak ilmu yang dapat ia peroleh secara alamiah, karena jualan baginya ajang belajar strategi dan tak-tik yang efektif.  Melalui jualan, banyak diajarkan tentang barbagai ilmu kesabaran juga yang diperoleh saat jualan sepi, tidak tersedianya material yang cukup dipasaran, harga material naik dan lainnya.

Hampir setiap pelaku usaha dengan skup sekecil apapun, mayoritas dalam perjalanannya pastilah pernah mengalami proses jatuh bangun dalam menitih karir usahanya. Pengalaman demikian-pun pernah ia lalui, yaitu saat sebelum melakukan usaha dengan Konsep Kuliner Rumahan. Disekitar tahun 2017, maksud hati ingin memrintis usaha sebuah Café dengan menyewa tempat, namun karena lokasi kurang mendukung akhirnya dirubah dalam konsep Warung Makan dan Catering.

Warung Makan dan Catering yang dijalaninya karena tidak didukung dengan tempat yang strategis, wal hasil akhirnya-pun kandas karena antara pendapatan yang diperoleh dengan pengeluaran tidak sebanding. Atas dasar pengalaman ini, ia-pun akhirnya memutuskan merubah Konsep Usaha Kuliner Rumahan dengan nama “Ayam Bakar Mbah Marto”.

Foto: Tampilan Produk Ayam Bakar Mbah Marto

Jualan baginya juga merupakan ajang belajar kemandirian yang sekaligus sebagai lahan ibadah serta menciptakan sumber penghasilan tambahan yang banyak memberikan kemanfaatan bagi kehidupan keluarganya. Atas dasar prinsip yang telah ia miliki, semakin menguatkan visi dirinya untuk dapat membuktikan bahwa Konsep Kuliner Rumahan Ayam Bakar Mbah Marto yang dirintisnya juga dapat exist dan berkibar.

Peluang Konsep Usaha Kuliner Rumahan Ayam Bakar Mbah Marto yang ia rintis, sejalan dengan bergulirnya waktu akhirnya terbukti dapat exist untuk menciptakan pundi-pundi penghasilan yang lumayan, menarik dan menyenangkan. Usaha kuliner baginya yang terpenting dapat menciptakan perbedaan Cita-Rasa yang Khas, dan tentunya enak, harga miring, kemasan yang baik dan menarik serta harga terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Konsep Usaha Kuliner Rumahan di era kemajuan teknologi saat ini, sangat menjanjian untuk digunakan sebagai aktivitas usaha sampingan yang potensial. Pasalnya, selain telah didukung kemajuan teknologi sebagai alat dan fasilitas promo, juga makanan yang dihasilkan-pun terjamin atas kualitas dan mutunya. Untuk tahapan sebagai pemula atau pengusaha yang baru merintis maka model konsep ini merupakan model yang paling tepat dan cocok.

Foto: Permintaan Orer Catering ke Ayam Bkar Mbah Marto

Hetyaningsih mengatakan Konsep Usaha Kuliner Rumahan juga sangat praktis, tidak banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk sewa tempat, lebih fleksibel dan dapat focus meng-handle aktivitas rumah tangga. Informasi ke pelanggan baik untuk order langsung maupun pesanan catering juga dapat dilakukan dan diterima dengan mudah dan cepat melalui bantuan perangkat teknologi seperti WhatsUpp (WA), Facebook (FB), Twitter, Histagram, Aplikasi Go Food, Aplikasi Grab Food dan lainnya.

“Jangan takut dengan pelanggan, yang terpenting dalam usaha adalah keramahan, banyak belajar dan banyak bergaul agar produk banyak dikenal oleh orang. Jika produk kita telah banyak dikenal, walaupun dengan Konsep Rumahan yang hanya dibantu dengan bantuan perangkat teknologi, namun jumlah pembeli baik langsung maupun on-line setiap hari lumayan banyak”, terang Hetyaningsih dengan semangat.

“Bagi saudara/rekan-rekan yang berminat untuk memesan produk/jasa kami, informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Rubrik Lapak Sinergi Anggota (Lapak-Siang) Website USB”, tutup Hetyaningsih sekaligus mengucapkan terima kasih dengan USB yang telah peduli dan berkenan membantu. (Utamasinergibangsa-Liputan)

Link Promo Produk dan Jasa, sebagai berikut:

Comments ( 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*
*
*